Green Coffee, penyedot lemak?


Saat ini green Coffee sedang luar biasa meledak! Di toko-toko online, iklan online pasti menemukan produk ini. Green Coffee dipercaya dapat mengikis lemak dengan cepat, begitulah klaim-klaim dan testimoni testimoni yang sering muncul. Banyak sekali produk-produk yang seperti ini sebelumnya, produk yang dipercaya berfungsi sebagai “Sliming aids”. Beberapa diantaranya adalah rosela, the hijau, lidah buaya, kayu manis dan masih banyak lagi berbagai macam ramuan herbal yang dipercaya dapat menurunkan berat badan.
Saat ini Green Cofee sedang ramai dibicarakan orang sebagai penurun berat badan yang fantastis. Benarkah demikian? . Green Coffee adalah kopi hijau, kopi mentah tanpa fermentasi. Ekstrak dari green coffee mengandung Chlorogenic acid yang juga ditemukan di berbagai buah dan tanaman. Chlorogenic acid yang dikonsumsi orang yang minum kopi biasa setiap hari adalah 0.5-1.9 g. Ekstrak biji green coffee,  Coffea canephora robusta menggunakan alkohol sebagai pelarutnya. Saat ini ekstrak ini dijual dengan berbagai merk dan harganya sangat bervariasi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kafein dalam kopi dapat menurunkan berat badan karena efek thermogenik dari kopi, karena ekstrak green coffee dan senyawa-senyawa lainnya dalam kopi. Ekstrak green coffee juga dapat mempengaruhi absorpsi gula distal.
Eksperimen pada hewan coba menunjukkan bahwa ekstrak green coffee dapat mempengaruhi konsentrasi gula dan lemak dalam darah. Studi pada hewan ini mendukung bahwa ekstrak ini berfungsi sebagai anti obesitas dengan menekan akumulasi hepatic glycerida. Beberapa peneliti lainnya menyatakan bahwa ekstrak ini berfungsi mengurangi biosintesis asam lemak dan kolesterol serta meningkatkan oksidasi asam lemak.
Ekstrak green coffee mempunyai aktifitas antioksidan yang dapat memerangi radikal bebas.Ekstrak ini juga kaya akan polifenol yang dapat mencegah munculnya berbagai penyakit yang berhubungan dengan stress oksidatif termasuk sakit jantung dan berbagai macam bentuk kanker
Polifenol memodifikasi penyerapan glukosa sehingga bermanfaat bagi penderita sakit gula. Aktifitas-aktifitas yang dipunyai oleh ekstrak ini memperkuat pernyataan bahwa ekstrak ini dapat membantu menurunkan berat badan dan mempunyai efek perlindungan terhadap diabetes mellitus. Meskipun begitu, beberapa studi menunjukkan adanya kemungkinan efek samping seperti sakit kepala dan infeksi pada kandung kemih. Perlu juga digarisbawahi bahwa efek ekstrak green coffee terhadap pengurangan berat badan belum dapat didefinisikan dengan jelas dan beberapa clinical trial lain masih sangat diperlukan dengan waktu pengambilan data yang lebih lama dan sampling lebih banyak agar dapat melihat kefektifan ekstrak green coffee sebagai suplemen penurun berat badan.

Berniat mencoba?

Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s