Newyorkarto … Orang Jogja ngerap di New York



Jakarta 27 April 2012
Lewat teman, saya dikenalkan dengan lagu-lagu Yogya Hip Hop Foundation. Tahun yang lalu sempat menikmatinya juga dalam pentas Indonesia kita, Jogja Istimewa. Kali ini diperkenalkan dengan lebih mendetail personil Jogja Hip Hop Foundation : Ki Ageng Gantas, Ki Rajapati, Balance, M2MX, DJ Vanda dan Kill The DJ.
Pentas kali ini dengan judul Newyorkarto merupakan perpaduan Jogja Hip Hop Foundation dengan Kua Etnika nya Djaduk Ferianto. Dengan beberapa bintang tamu Soimah Pancawati, Butet Kertarajasa, Iwa K dan Saykoji.
Hip-hop sangat identik sekali dengan musik impor dan sepertinya jauh dari budaya Indonesia. Tapi Iwa K memberikan gambaran yang tepat seperti biji jeruk Sunkist kalau ditumbuhkan di bumi tanah Indonesia maka akan menancamkan akar-akarnya ke tanah dan bumi Indonesia, tumbuh dan berkembang dengan air dan nutrisi dari bumi Indonesia itulah Jogja Hip Hop Foundation. Yang beberapa kesempatan manggung di New York !!
Dari syair lagunya , bukan syair lagu murahan semua dengan nilai-nilai yang tinggi lihat saja Asmaradhana 388 (dari Serat Centhini), Sembah Raga (Puisi oleh Sindhunata), Cintamu Sepahit Topi miring (Puisi oleh Sindhunata), Gangsta Gapi, Ngelmu Pring (Puisi oleh Sindhunata), Rep Kedhep (Puisi oleh Sindhunata), Jula Juli Zama Edan (Puisi oleh Sindhunata), Ora Cucul Ora Ngebul (Puisi oleh Sindhunata), Sinom 231 (dari Serat Centhini) dan lagu yang selalu di hati orang Jogja, Jogja Istimewa!!

Simak saja lirik lagu Ngelmu Pring berikut :
pring deling, tegese kendel lan eling…
kendel marga eling, timbang nggrundel nganti suwing
pring kuwi suket, dhuwur tur jejeg…
rejeki seret, rasah dha buneg
pring ori, urip iku mati….
kabeh sing urip mesti bakale mati
pring apus, urip iku lampus…..
dadi wong urip aja seneng apus-apus
pring petung, urip iku suwung….
sanajan suwung nanging aja padha bingung
pring wuluh, urip iku tuwuh…
aja mung embuh, ethok-ethok ora weruh
pring cendani, urip iku wani…
wani ngadepi, aja mlayu marga wedi
pring kuning, urip iku eling….
wajib padha eling, eling marang Sing Peparing



Dari nafasnya kita tahu kalau Hip Hop yang ini totally Indonesia! 🙂
Pentas ini diselingi dengan dialog atau mungkin monolog malah dari Butet Kertarajasa yang seperti biasa memberikan sentilan-sentilan tentang suasana Indonesia saat ini dan juga adegan Goro-goro yang membuat tertawa sampai perut kram :). Dan tentu saja bumbu-bumbu saru yang khas dagelan :p

Di akhir pentas, Lagu Jogja Istimewa, Penonton berdiri dan menyanyikan lagu ini bersama-sama sambil menari dan melambai-lambaikan tangan. Aduh merinding jadinya …ada perasaan gimana gitu :). Lagu ora cucul ora Ngebul sebagai bonus dinyanyikan terakhir oleh semua!!… semua!!
Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki malam itu penuh energy dari JOGJA !!!!

Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Jurnal. Bookmark the permalink.

4 Responses to Newyorkarto … Orang Jogja ngerap di New York

  1. Gibb says:

    aku pengen nonton ini!!!
    telat… T.T

  2. parjo says:

    mantap gan… ikut banggga sebagai orang Jogja, walau aku baru bisa nonton pentas JHF di lokalan Jogja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s