South Africa : negara eropa di benua Afrika


Juli, 2005

Sungguh suatu yang tidak disangka, aku ditugaskan penelitian di suatu tempat yang sangat jauh dan tidak pernah aku bayangkan : Afrika selatan !!. Konon kabarnya negara ini mempunyai 11 bahasa nasional : Afrikaans, English, Ndebele, Northern Sotho, Sotho, Swazi, Tswana, Tsonga, Venda, Xhosa, and Zulu dan dengan Capetown sebagai ibukota legislative, Pretoria sebagai ibukota administrative dan Bloemfontein sebagai ibukota judicial. Waktu saya baca itu cuma satu komentar : “unbelievable !” masak sich ??!!!!.
Perjalananku sangat panjang dari Jakarta-Malaysia-Dubai-Johannesburg-CapeTown. Di Malaysia pesawat cuma berhenti sejenak dan tidak perlu ganti pesawat, lalu perjalanan diteruskan ke Dubai. Di bandara Dubai, transit untuk pindah pesawat ke Johannesburg. Ada waktu sedikit disini, aku manfaatkan untuk lihat-lihat sebentar, tanpa disangka banyak sekali gerombolan orang dengan bahasa Jawa dimana-mana ?!!. Ya… aku baru ingat Timur Tengah adalah tempat tujuan utama TKI. Banyak orang memandang kearah mereka dengan aneh seperti aku juga… karena mereka banyak yang duduk-duduk di lantai, ngobrol rame…. Hmmmm…..aku tersenyum sendiri 🙂

Akhirnya sampailah di pesawat menuju Johannesburg….. pemandangan menjadi lain, kalau sebelumnya didominasi orang Asia ,sekarang, yang membuat aku heran, didominasi oleh orang Eropa tetapi seperti orang Eropa dari Nordic countries (Swedia, Norwegia, Finlandia, Denmark dll) dengan ciri- ciri rambut sangat pirang, kulit putih pucat dan badan besar-besar :). Aku semula membayangkan akan mulai bertemu orang Afrika tapi ternyata yang aku lihat berbeda 180 derajat :). Di bandara Johannesburg mulai terlihat banyak orang berkulit hitam. Meskipun begitu, di dalam pesawat dari Johannesburg ke CapeTown lebih banyak didominasi oleh orang kulit putih.

Sampailah aku di bandara CapeTown, dari bandara kami dijemput dan diantarkan ke guest housenya Medecine faculty, Stellenbosch University yang terletak di Tygerberg. Semula aku terkaget-kaget karena di sekitar komplek fakultas sangat sepi, ternyata memang kampusnya terletak di suburban kota Capetown. Guest house terletak persis di depan fakultas kedokteran dimana aku akan bekerja dan disamping kiri ada asrama mahasiswa dan sebelah kanan rumah sakit yang cukup besar. Hari itu adalah awal Juli dimana di Eropa sana sedang panas-panasnya musim panas, di Afrika memasuki musim dingin, aku sudah menyiapkan semua perlengkapan musim dingin. Aku buka jendela kamarku, udara tidak terlalu dingin, hamparan lapangan luas di depanku dan diseberang lapangan sana adalah gedung tempat aku akan bekerja di benua baru yang pertama kali aku kunjungi ini.

Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Perjalanan. Bookmark the permalink.

One Response to South Africa : negara eropa di benua Afrika

  1. 11 bahasa nasional…wah keren. Nice post sister. Salam kenal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s