Penyakit yang menghantui wanita : Kanker serviks !!


Saat ini sedang digalakkan kampanye vaksinasi kanker serviks untuk wanita karena meningkatnya kasus kanker serviks di Indonesia. Setiap satu jam satu wanita meninggal karena kanker ini. Serviks adalah daerah leher rahim yaitu daerah antara vagina dan rahim.
Sebagian besar kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini menular pada umumnya melalui hubungan seks. Ada beberapa macam tipe virus HPV, sebagian menyebabkan kanker serviks dan sebagian menyebabkan kutil.
Yang mempunyai resiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, wanita yang sering berganti pasangan seks atau wanita yang berhubungan seks dengan pria yang sering berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah penggunaan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang mempunyai riwayat penyakit kanker serviks. Buruknya gaya hidup seperti merokok, kurang mengkonsumsi vit C, vit E dan asam folat. Jika mengkonsumsi makanan bergizi dan membuat daya tahan tubuh meningkat maka akan dapat mengusir virus HPV :). Pria tidak menunjukkan gejala terinfeksi HPV tetapi menjadi media pembawa virus dan menularkannya pada pasangan.
Gejala tidak kelihatan pada stadium dini, setelah itu ada tanda-tanda kanker serviks :
– Vagina yang berdarah setiap kali berhubungan seks atau setelah menopause
– Keputihan
– Menstruasi yang lama dan banyak
Apabila penyakit bertambah parah maka akan terjadi :
– Sakit punggung
– Kelelahan
– Vagina yang berdarah
– Kehilangan nafsu makan
– Sakit pada kaki
– Dll
Tes yang dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks
– IVA : Inspeksi visual dengan menggunakan asam asetat
– Papsmear : Mengambil sampel sel dari serviks
– ThinPrep : Memeriksa seluruh bagian serviks
– Kolposkopi : Jika semua prosedur diatas menunjukkan adanya infeksi maka dilakukan kolposkopi yaitu pemeriksaan jaringan yang tidak normal pada serviks dengan menggunakan alat.
Pengobatan untuk penyakit ini ada berbagai macam tergantung stadiumnya. Pengobatan dapat dilakukan dengan mematikan sel-sel yang mengandung virus dengan pembedahan listrik, laser atau pembekuan (cryosurgery).
Cara Pencegahan :
– Miliki pola makan sehat yang merangsang kekebalan tubuh.
– Hindari merokok
– Hindari berhubungan seks pada usia dini
– Hindari berhubungan seks selama masa haid
– Hindari berhubungan seks dengan banyak partner
– Jalani tes IVA/Papsmear secara rutin
– Vaksinasi HPV
– Melakukan pembersihan organ intim (vagina toilet)

Dari berbagai sumber.

Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Non- Fiction. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s