Indonesia kita : beta maluku


Malam minggu ini saya menyaksikan pertunjukan kedua rangkaian pertunjukan “ Indonesia kita” yang diproduseri oleh Butet Kartaredjasa. Ya… yang pertama adalah “Laskar dagelan (from Yogya with Love)”. Pertunjukan kedua ini bertema “Beta Maluku”  yang disutradarai oleh Glenn Fredly yang menampilkan seniman-seniman legendaris Maluku seperti Zeth Lekatompessy (Om Zeth), Jullius Bernhard Makatita (Om Koko),Bob Tutupoly , Benny Likumahua dll. Dan tentu saja Glenn Frendly dan Barry Likumahua. Seni budaya Maluku terutama musik dan tarik suara sudah lama dikenal… suara-suara emas bermunculan di kepulauan ini… kenapa ya genetik ? 🙂

Menit-menit pertama dibawa kesyahduan antara musik tradisional dan modern kemudian kita dibawa terbang ke suasana siang di pantai Maluku yang riang gembira dan suasana malam di tepi pantai dengan gitar yang romantis 😀

Back ground laut dengan ikan-ikan… sungguh… membuat kita seperti sedang dalam alunan pantai Maluku yang biru jernih…………………………………………………………………………………

Suasana ini tiba-tiba berubah saat Mohamad Irfan Ramly membacakan puisi dengan ilustrasi siluet dan bercak-bercak merah darah yang menggambarkan kerusuhan Maluku saat itu. Membuat suasana menjadi sendu… meyayat hati… diiringi lagu Hela Rotane  “Sungguh… ketamakanmu mengorbankan nyawa-nyawa anak negeri !!”

Suasana dagelan muncul dua kali dengan tokoh Om Koko dan Om Zeth seperti pada laskar dagelan, pesan-pesan politik disampaikan seperti apa beda pil KB dan pilkada, kalau pil KB “lupa” terus “jadi” kalau Pilkada “jadi” terus “lupa” 🙂 . Banyak lawakannya yang membuat audiens terpingkal-pingkal sayang saya agak sedikit “roaming” kalau tahu begitu khan mencari penerjemah 😀

Dari sini saya lihat betapa para seniman-seniman itu mencoba menggali lagi nilai-nilai luhur budaya nenek moyang kita dan Pancasila yang beberapa tahun ini nampak sudah dilupakan oleh hingar bingar politik negara ini.

Pertunjukkan ini ditutup oleh Glenn Fredly yang menyenandungkan lagu “Pancasila Rumah Kita” ciptaan alm Franky Sahilatua yang memukau. Glenn memang selalu tampil memukau baik suaranya maupun permainan musiknya. Dan memang cowok yang main gitar selalu kelihatan lebih menarik dari aslinya :D.

 

Pancasila rumah kita, rumah untuk kita semua

Nilai dasar Indonesia, rumah kita selamanya

Untuk semua puji namaNya, untuk semua cinta sesama

Untuk semua warna menyatu, untuk semua bersambung rasa

Untuk semua saling membagi…. Pada setiap insan… oh Indonesiaku.

Ya…………….. ale rasa …………..beta rasa !!!

Mari kita tunggu rangkaian ketiga Indonesia kita yaitu “Kartolo mbalelo “(memandang Indonesia secara jenaka) , suatu musikal ludrukan. Saya yakin yang ini saya tidak akan perlu penerjemah 🙂

Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Jurnal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s