Amanat Pancasila dan UUD45 … sebuah obrolan dengan sopir taksi


Saat pulang ke Yogya, dari bandara  kali ini aku naik  taxi… Memang dengan maraknya low fare flight, Bandara Adi Soetjipto semakin rame dan fasilitas-fasilitas pendukung mulai dibangun dari kereta api ke Yogya dan Solo, bus penghubung TransJogja dan taxi-taxi bandara. Area parkir juga semakin diperluas.
Sopir taxi di bandara Jogja memang biasanya suka ngobrol. “Dari Jakarta ya mbak ? Asli sini ?” Begitu saya bilang “ya” langsung dia ganti dengan bahasa Jawa krama inggil. Langsung saya konsentrasi penuh :).  Memang kalau bahasa krama inggil kadang-kadang aku bisa ngeblank he..he..he.. Maklum jarang pakai di Jakarta kecuali sama bapak-ibu penjual nasi uduk yang langsung tahu aku orang Jawa dan otomatis tanpa basa basi nyerocos dengan bahasa Jawa krama inggil atau bapak penjual pecel, yang masih pakai bahasa Indonesia pada kunjunganku yang pertama dan kedua tapi setelah kunjugan ketiga langsung berganti secara otomatis waktu aku baru datang :D.  Eits… Untung bisa menanggapi kalau nggak mungkin nggak dilayani 🙂
Kembali ke perjalananku.. Setelah ngomong sana-sini tentang cuaca yang tidak menentu yang sudah 16 bulan dan bencana yang menimpa Yogya dari gempa sampai Merapi tanpa sengaja aku menyinggung masalah money politic (wowww canggih bapak ini khan..) Dan  tentang Keistimewaan Yogya. ” Ning ngantos sakmenika Yogya khan taksih tetep Istimewa tho Pak ?” 1 Tapi jawaban si bapak ternyata tak disangka-sangka “Lha nek kula setuju pemilihan daerah kok mbak”2 Wah aku agak kaget juga lalu tanya lagi “Lha kados pundi tho pak  mangke menawi pilkada sami rebutan artha malih?”3 Dengan semangat bapak itu meneruskan penjelasannya “Sinaosa makaten mbak lha Pilkada menika mengemban amanat Pancasila dan UUD45. ” Presiden SBY menika tanggung jawabipun ageng lho mbak kangge ngelaksanaken amanat menika” Lha menawi DIY sudah memutuskan masuk NKRI nggih kudu manut UUD45 dan Pancasila tho “4 Wuih beda ni…. bapak ini umurnya sudah 50 tahunan asli Yogya tapi pandangannya kok beda ya ? “Lha rakyat Yogya penginipun khan Sri Sultan seumur hidup dados kepala daerah tho pak ?” 5 Dengan tegas-tegas bapak itu menyangkal pendapatku  “Wah ngendikanipun sinten tho mbak ” 6 (????!!!!!)  Aku jadi kaget, menurut polling sebagian besar mendukung penetapan Sri Sultan sebagai gubernur DIY dan menurut pendapat-pendapat temanku dari Yogya, aku hampir tidak mendapati pendapat yang mendukung Pilkada. Ya.. … Memang semua tergantung rakyat Yogya, apakah sudah siap dengan Pilkada atau masih nyaman dengan Sri Sultan sebagai Gubernur.

1. ” Ning ngantos sakmenika Yogya khan taksih tetep Istimewa tho Pak ?” : Tapi sampai  sekarang Yogya khan tetap istimewa pak ?

2.”Lha nek kula setuju pemilihan daerah kok mbak ” : Lha kalau saya setuju pemilihan daerah mbak

3. “Lha kados pundi tho pak  mangke menawi pilkada sami rebutan artha malih?” : Lha bagaimana pak nanti kalau Pilkada semua rebutan uang juga

4. “Sinaosa makaten mbak lha Pilkada menika mengemban amanat Pancasila dan UUD45. ” Presiden SBY menika tanggung jawabipun ageng lho mbak kangge ngelaksanaken amanat menika” Lha menawi DIY sudah memutuskan masuk NKRI nggih kudu manut UUD45 dan Pancasila” : Meskipun begitu mbak,  Pilkada itu mengemban amanat Pancasila dan UUD45. Presiden SBY itu tanggung jawabnya besar lho mbak untuk melaksanakan amanat itu. Kalau DIY sudah memutuskan masuk NKRI ya harus tunduk UUD45 dan Pancasila.

5. Lha rakyat Yogya penginipun khan Sri Sultan seumur hidup dados kepala daerah tho pak ?” : Bukannya rakyat Yogya menginginkan Sri Sultan seumur hidup menjadi kepala daerah tho Pak ?

6. “Wah ngendikanipun sinten tho mbak ” : Wah yang bilang siapa mbak ?

Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Jurnal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s