The Sixth sense


 

Saya sebenarnya tidak tahu makna sebenarnya apa.  Keingintahuan saya mendorong untuk membaca “The Power of Sixth Sense” karangan Miranda Butler dan “How to read person like a book” karya Henry Calera. Pendekatannnya mungkin berbeda, tapi saya ingin mencari jawaban atas semua ini karena seringkali saya menarik kesimpulan atas segala hal yang terjadi dan yakin kesimpulan saya benar walaupun kadang orang yang bersangkutan menyangkal. Ya… kadang kebenaran tidak terkatakan karena malu atau karena hal lain dan seringkali orang berkata “tidak” walaupun sebenarnya “ya”. Alangkah rumitnya kehidupan ini. Anehnya, saya merasakan apa yang sebenarnya terjadi walaupun orang tersebut tidak mengatakannya dan di kemudian hari hal tersebut terbukti benar.

Orang bilang ini semacam intuisi ? Miranda Butler bilang semua orang mempunyai Sixth Sense tetapi kadarnya berbeda dan ada yang diasah ada yang tidak. Dia menyarankan untuk mencatat semua mimpi kemudian dilihat lagi apa maknanya dikemudian hari. Kata orang mimpi adalah bunga tidur tetapi mimpi juga cerminan  dari alam bawah sadar kita. Kalau melihat film Sixth Sense … mengerikan ya .. kalau sixth sense dalam arti seperti itu, ngga pingin punya dech. Sesudah membaca buku ini, saya tidak pernah memikirkannya tapi Om saya tertarik saat tahu saya tertarik hal-hal seperti ini. Om saya cerita dia mempunyai kemampuan yang kata orang Jawa “linuwih” kemampuan untuk melihat hal-hal yang akan terjadi, setiap kali mendengar tentang hal ini saya takut, saya tidak mau mempunyai hal seperti itu nggak….. jangan sampai.  Meskipun begitu, sejak tiga tahun yang lalu saya merasa ada beberapa mimpi yang begitu nyata dan kemudian mimpi itu terjadi, saat mimpi itu terjadi persis nyata seperti dalam mimpi, perasaan “déjà vu” ini mengganggu saya antara nyata dan tidak nyata. Kalau yang pernah melihat film “Inception” , apakah seperti i itu gambaran hubungan mimpi dan dunia nyata?  Mimpi-mimpi saya ini terus berlanjut dan semuanya tentang hal yang buruk yang akan terjadi… saya cuma bisa berdoa semoga cobaan itu jangan terjadi pada saya tetapi itu selalu terjadi. Kalau bisa dan boleh memilih rasanya saya memilih lebih baik tidak melihat sebelumnya. Atau bisakah saya memilih mimpi yang baik saja? :).  Hal ini masih merupakan misteri, apa yang harus saya lakukan sebaiknya ? sebenarnya saya cuma menginginkan intuisi untuk mengetahui orang yang baik dan yang tidak itu saja!!  supaya tahu kalau ada orang yang berniat buruk. Atau kemampuan itu sebagai isyarat supaya saya bisa bersiap-siap untuk menghadapi hal yang buruk ?

 

Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Jurnal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s