Le depart part 4 : Alliance francais de Toulouse


Toulouse, Juli 1997

Aku sampai di Cite Universitaire, tempatnya lumayan, sudah tersedia tempat tidur lengkap, lemari besar, meja panjang dan wastafel di dalam kamar. Kamar kurang lebih 3x4m, satu sisi merupakan    jendela besar ke arah lapangan rumput besar di depan cite. Aku bersyukur mempunyai tempat tinggal di Perancis. Biaya sewa cite juga lumayan murah.. Sejenak aku bisa tenang. Aku lalu mendaftarkan diri ke Alliance francais de Toulouse untuk kursus bahasa.

Bulan pertama kursus bahasaku, aku menikmatinya. Setiap hari kami berangkat dari Cite U dengan bus ke tempat kursus kami, Alliance francais de Toulouse yang terletak di Capitole pusat kota Toulouse. Le Capitole adalah tempat dimana orang-orang Toulouse berkumpul setiap ada perayaan atau festival, kalau di Indonesia semacam alun-alun lah. Tempat ini disebut Place du Capitole atau Capitole square. Alliance francais menempati salah satu gedung diantara gedung-gedung yang mengelillingi square ini. Di tempat kursus ini aku bertemu dengan orang dari berbagai bangsa yang belajar bahasa Perancis, kebanyakan dari mereka mengambil summer course lalu kembali ke negaranya masing-masing , sedikit yang seperti aku yang bertujuan untuk melanjutkan ke universitas. Sebagian kecil ada yang akan bekerja  seperti para suster dan perawat. Aku jadi sedikit santai mengikuti mereka, belajar bahasa Perancis sambil bersenang-senang menikmati kota Toulouse. Banyak temanku yang berasal dari Amerika latin,seperti kebanyakan orang latin, mereka orang yang ramah, supel dan cepat akrab dengan siapa saja. Satu lagi mereka tidak bisa diam kalau mendengar musik maunya menari, berdansa.. 🙂 Pada bulan pertama aku akrab dengan seorang teman dari Basque, teman-temanku selalu bercanda ” awas jangan-jangan dia teroris ETA1 ” ha..ha..ha..sama sekali tidak membayangkannya. Negara Basque atau dalam bahasa Perancis disebut Pay Basque adalah negara kecil antara Spanyol dan Perancis. Masalah politik banyak terjadi antara Pay Basque dengan Spanyol.Kelompok perjuangan dari Pay Basque banyak melakukan tindakan terorisme di Spanyol.  Teman aku yang satu ini termasuk cewek pemalu,sama seperti aku, mungkin karena itu, kami jadi cocok satu sama lain. Dia ingin sekali aku berkunjung ke Pay Basque … Tapi dengan segala urusan dan persiapan masuk ke universitas, hal itu sama sekali tidak sempat aku pikirkan. Aku masuk ke kelas intermediate setelah melalui test, guruku sangat baik sekali namanya Corrine, dia sangat bersemangat dalam mengajarkan banyak hal. Berbeda dengan waktu di Jakarta, guruku disini menerangkan semua hal dalam bahasa Perancis kalau bener-bener nggak bisa dimengerti baru diterangkan dengan bahasa Inggris, dia juga menguasai bahasa Spanyol jadi teman-temanku dari amerika latin merasa beruntung.

Bulan pertama ada teman dari Cambodia, venezuela, Spanyol,Pay Basque dan  beberapa negara amerika latin. Aku kenal seorang ibu-ibu dari venezuela namanya Laura tapi ibu ini sangat cantik dan sepertinya orang kaya. Memang benar dugaanku, dia kerja di Perusahaan minyak di Venezuela dan dia lagi pacaran dengan orang Perancis hmmmm… Ck..ck..ck… Umurnya mungkin udah menginjak 50 tahunan.. Tapi pakainnya selalu chic ! 🙂 Selalu pakai rok , atasnya selalu pakai you can see… Kakinya yang panjang selalu dihiasi high heel yang cantik beraneka ragam sesuai dengan bajunya.. Rambutnya yang pirang selalu dihiasi topi lebar. Dia sangat baik padaku terlalu baik malah.. Mungkin karena aku orang yang suka mendengarkan jadi dia yang suka bercerita segala macam senang kali ya :). Serunya adalah mendengarkan ceritanya yang berbunga-bunga tentang pacarnya orang Perancis itu. Laura sudah cerai dua kali dan punya 2 orang anak yang ikut dia berlibur…hmmm berlibur sambil belajar bahasa kedengarannya agak aneh buatku 🙂 tapi memang banyak lho orang yang ambil summer course di Perancis sambil berlibur. ” Tu va voir Arom”2, dia memang sulit memanggil namaku,dan semua temanku biasanya juga begitu jadi kubiarkan aja mereka memanggilku sebisanya. Corinne, guruku selalu berusaha memanggilku dengan benar. ” Aroem comme l’arome ? 3dia bertanya lebih lanjut tentang bagaimana melafalkan namaku “Oui c’est ca”4jawabku. Kasihan juga melihatnya :). Laura banyak cerita padaku secara detail tentang kisah asmaranya itu. Pacarnya yang sekarang ini adalah seorang konsultan di perusahaan minyak tempat dia bekerja. Lalu mereka jatuh cinta. “C’est bien etre tombe amoureuse ” 4 lanjut temanku waktu kami makan bersama di restaurant kecil dekat Alliance Francais.  Biasanya kami makan di restoran Universitas Touluse I  atau sering disingkat “resto U”. Di Universitas ini terdapat  fakultas Hukum, Akuntansi dan Ekonomi. Universitas di Perancis memang selalu dibagi-bagi menurut fakultasnya dan tidak semua fakultas ada di satu universitas.  Misalnya Universitas Touluse I Capitole untuk fakultas hukum, akuntansi, ekonomi dan ilmu sejenisnya, universitas Toulouse II Le Mirail untuk fakultas seni, sastra dan bahasa dan Universitas Toulouse III Paul Sabatier dimana terdapat Cite U dimana kami tinggal adalah untuk fakultas MIPA, kedokteran dan sejenisnya. Di dekat situ terdapat INSA (Institute National de Science Applique) untuk yang belajar teknik dan ilmu yang berhubungan dengan itu. Resto U yang paling dekat dengan kami kursus adalah Universitas  Toulouse I. Biasanya kami setelah kursus makan disitu tetapi kali ini aku menemani Laura makan di restaurant  kecil dekat situ. Aku masih mendengarkan Laura bercerita… hmmm ….jatuh cinta memang tidak kenal usia, aku tersenyum-senyum saja mendengarkan semua ceritanya. Dia bercerita secara secara detail dan berbunga-bunga tentang Pierre yang week end kemarin mengajak dia makan malam di atas restoran mengapung di sungai La Garonne. “ Il m’a donne un cadeaux special “6 katanya sambil menunjukkan kalung dengan mata berlian . ohhhh…. C’est vraiment tres jolie “ kataku….. Setelah itu aku mengantarkan dia berbelanja di toko -toko di sekitar Capitole. Hidup enak banget ya… buat dia… sedangkan aku masing ruwet dengan masalah-masalah untuk mencari universitas  😦

  1. ETA : Eukasdi Ta Askatasuna  (Basque homeland and freedom)
  2. ” Tu va voir Arom” : Kamu akan tahu Arom
  3. ” Aroem comme l’arome ?  : Aroem seperti Aroma ?
  4. “Oui c’est ca” : Benar begitu
  5. C’est bien etre tombe amoureuse ”  : benar-benar menyenangkan kalau jatuh cinta
  6. “ Il m’a donne un cadeaux special “ : Dia memberikan aku kado special
  7. …”. C’est vraiment tres jolie” : benar-benar indah
Advertisements

About anaroeni

someone that has a lot of thing in her head and need to express her ideas to be shared with other people
This entry was posted in Le depart ..... keberangkatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s