75 Tahun Indonesia Merdeka

“Swab yang keenam”

Setiap hari kemerdekaan biasanya saya membuat tulisan tapi tahun ini waktu menulis benar-benar tidak ada. Baiklah, hari ini tanggal 5 September dini hari ada sedikit waktu setelah melengkapi kontrak-kontrak penelitian. Peringatan 75 Tahun Indonesia akan saya tandai dengan momen “Swab keenam”. Ya sejak lab diminta menjadi lab rujukan pemeriksaan SARS Cov 2 ini sudah keenam kalinya hidung diogrok ogrok sampai mengeluarkan air mata. Meskipun begit, saya gembira berarti sistem monitoring pekerja masih dapat dilakukan dengan baik sesuai dengan Manajemen Biorisiko.

               Siapa akan menyangka dunia terbalik sedemikian rupa karena virus, suatu makhluk yang kami selalu pelototi dalam pekerjaan sehari-hari. Januari 2020 diawali dengan kabar suatu virus misterius di Wuhan China. Sebagai orang yang bekerja dengan virus kami terus memantau perkembangan. Januari-Februari- Maret, virus pelan-pelan merambah negara-negara lain. Berbagai teori muncul bahwa kita tidak akan terkena parah seperti halnya kasus SARS dan H1N1 pandemi meskipun kami selalu bersiap-siap dengan terus memantau sistem diagnostik yang digunakan dan disarankan WHO dan CDC.

               Dan saat itu tiba bangsa kita tidak kebal seperti yang diyakini, Lembaga International sudah tahu hal itu dan membekali beberapa institusi dengan kit dan ujicoba pemeriksaan. Akhirnya sampai di laboratorium kami, lab harus disetting dengan cepat, jam kerja berubah, tugas-tugas diatur dan dialihkan sedemikian rupa. Jam kerja 12 jam per hari, 6 hari kerja dan hasil harus tepat waktu. Begitulah dari pertengahan Maret sampai sekarang. Sejalan dengan hal itu, permintaan penelitian juga meningkat pesat dan harus cepat. Ohhhhhhhhhhh seandainya kami bisa membelah diri.

               Saat bapak Presiden meminta semua dilakukan dengan cepat dan adanya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID, seiring dengan digelontorkannya dana, semua bergerak dan saat itulah banyak yang unjuk gigi walaupun terlalu dini. Penelitian adalah pekerjaan panjang dalam kesunyian yang penuh dengan jatuh bangun bukan membuat roti yang asal jadi untuk dimakan enak ataupun tidak enak tetapi semua dilakukan dalam kesunyian sampai formula terbaik ditemukan. Kesunyian itu adalah kebisingan dalam pikiran dan eksperimen: mencermati satu persatu publikasi yang sudah dikeluarkan, menjalin Kerjasama dan mengutak utik formula sampai keluar EUREKA!

               Tetapi kesunyian tidak menjadikan kamu menjadi selebriti yang tenar sehingga akhirnya banyak yang mencari jalan pintas dengan berbagai macam overclaim yang harus mengkhianati evidence-based. Sayangnya memang tidak ada sangsi untuk hal itu. Akhirnya membuat mereka menjadi selebriti yang mampu meraih pundi-pundi. Semua itu tergantung dengan kecerdasan masyarakat dan mungkin itu juga mampu mencerdaskan masyarakat, mereka akhirnya mencari tahu sana sini dan memahami bahwa klaim mereka itu salah. Hmmm bingung ya… intinya masyarakat Indonesia sudah cukup cerdas (walau belum semua) untuk menilai mana yang benar dan salah daripada kami harus mendebat yang tidak mau kalah debat karena akan menambah kelelahan kami. Kalau saya, saya akan menjawab orang-orang yang mencari tahu tentu saja.

               Sisi lainnya, dengan pandemi ini, solidaritas bangsa Indonesia meningkat dan terlihat dengan jelas. Ini adalah suatu kabar baik. Sisi lainnya lagi biomedis, bioteknologi dan teman-temannya menjadi ilmu yang menjadi tumpuan sehingga semua orang menjadi tahu bahwa kita selama ini hanya menjadi target pasar dan perlu mandiri untuk tetap eksis dengan perkasa di dunia. Dan kami tahu kalau Indonesia mampu untuk itu dengan kerja keras kita semua! Ok… mari menjadi masyarakat yang cerdas, selama vaksin masih diusahakan dengan keras siang dan malam sudah seharusnya kita tetap menjalankan protocol Kesehatan dengan ketat dalam upaya kita menghidupi keluarga, agar dapur tetap ngepul agar ekonomi Nasional tetap berjalan. Jangan kasih kendor ya gaesssssss.

| Leave a comment

Green Coffee, penyedot lemak?

Saat ini green Coffee sedang luar biasa meledak! Di toko-toko online, iklan online pasti menemukan produk ini. Green Coffee dipercaya dapat mengikis lemak dengan cepat, begitulah klaim-klaim dan testimoni testimoni yang sering muncul. Banyak sekali produk-produk yang seperti ini sebelumnya, produk yang dipercaya berfungsi sebagai “Sliming aids”. Beberapa diantaranya adalah rosela, the hijau, lidah buaya, kayu manis dan masih banyak lagi berbagai macam ramuan herbal yang dipercaya dapat menurunkan berat badan.
Saat ini Green Cofee sedang ramai dibicarakan orang sebagai penurun berat badan yang fantastis. Benarkah demikian? . Green Coffee adalah kopi hijau, kopi mentah tanpa fermentasi. Ekstrak dari green coffee mengandung Chlorogenic acid yang juga ditemukan di berbagai buah dan tanaman. Chlorogenic acid yang dikonsumsi orang yang minum kopi biasa setiap hari adalah 0.5-1.9 g. Ekstrak biji green coffee,  Coffea canephora robusta menggunakan alkohol sebagai pelarutnya. Saat ini ekstrak ini dijual dengan berbagai merk dan harganya sangat bervariasi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kafein dalam kopi dapat menurunkan berat badan karena efek thermogenik dari kopi, karena ekstrak green coffee dan senyawa-senyawa lainnya dalam kopi. Ekstrak green coffee juga dapat mempengaruhi absorpsi gula distal.
Eksperimen pada hewan coba menunjukkan bahwa ekstrak green coffee dapat mempengaruhi konsentrasi gula dan lemak dalam darah. Studi pada hewan ini mendukung bahwa ekstrak ini berfungsi sebagai anti obesitas dengan menekan akumulasi hepatic glycerida. Beberapa peneliti lainnya menyatakan bahwa ekstrak ini berfungsi mengurangi biosintesis asam lemak dan kolesterol serta meningkatkan oksidasi asam lemak.
Ekstrak green coffee mempunyai aktifitas antioksidan yang dapat memerangi radikal bebas.Ekstrak ini juga kaya akan polifenol yang dapat mencegah munculnya berbagai penyakit yang berhubungan dengan stress oksidatif termasuk sakit jantung dan berbagai macam bentuk kanker
Polifenol memodifikasi penyerapan glukosa sehingga bermanfaat bagi penderita sakit gula. Aktifitas-aktifitas yang dipunyai oleh ekstrak ini memperkuat pernyataan bahwa ekstrak ini dapat membantu menurunkan berat badan dan mempunyai efek perlindungan terhadap diabetes mellitus. Meskipun begitu, beberapa studi menunjukkan adanya kemungkinan efek samping seperti sakit kepala dan infeksi pada kandung kemih. Perlu juga digarisbawahi bahwa efek ekstrak green coffee terhadap pengurangan berat badan belum dapat didefinisikan dengan jelas dan beberapa clinical trial lain masih sangat diperlukan dengan waktu pengambilan data yang lebih lama dan sampling lebih banyak agar dapat melihat kefektifan ekstrak green coffee sebagai suplemen penurun berat badan.

Berniat mencoba?

| Leave a comment

Art and Bioimaging

Mikroskop selalu berhubungan erat dengan ilmu pengetahuan terutama biologi dan kedokteran. Mikroskop pada awalnya adalah alat untuk mengamati mikroorganisme dan bagian-bagian kecil dari makhluk hidup. Saat ini mikroskop yang sederhana dengan lensa obyektif dan okuler telah berkembang menjadi Art and Biomolecular imaging science. Dari yang awalnya mikroskop cahaya, mikroskop fluorescence berkembang menjadi mikroskop konfokal, mikroskop electron, Nuclear Magnetic Resonance (NMR) imaging, Atomic Force Microscopy sehingga pengambilan gambar seluler, molekul hingga sampai level nanometer.
Bioimaging5 Bioimaging1

Dalam Bioimaging dibagi menjadi 4 tahap :
Manipulate : Bagaimana memodifikasi molekul, sel atau jaringan untuk dilihat di mikroskop dan alat bioimaging lainnya.
Measure : Pengambilan gambar dengan penguasaan alat.
Mine : Analisa dengan mengambil bagian yang menjadi fokus dalam penelitian dan memilih cara pengambilan gambar.
Model : Presentasi data dan pengambilan informasi dari gambar yang diperoleh

Bioimaging6
Bioimaging7

Mikroskop konfokal adalah salah satu dari bioimaging yang dikembangkan dari mikroskop fluorescens yang awalnya mengambil gambar secara 2 dimensi menjadi 3 dimensi seperti bentuk aslinya bahkan juga secara Real time. Dengan kelebihan ini mikroskop konfokal mampu menganalisis : kolokalisasi protein, analisis struktur, transfeksi gen dengan bantuan gen Green Fluorescens Protein, Flouorescence Resonance Energy Transfer (FRET) dan lain-lain. Mikroskop konfokal sangat didukung oleh perkembangan fluorophore : merah, hijau, biru, orange, far-red dan lain-lain.

Bioimaging2

Bioimaging3

Bioimaging4

Posted in Non- Fiction | Leave a comment

Sebuah Harapan Baru

JKW

Alangkah senangnya mempunyai harapan baru. Harapan adalah supply adrenalin yang tiada tara untuk bangun pagi tiap hari, bekerja, bercita-cita dan bermimpi. Begitulah yang dirasakan rakyat Indonesia saat ini. Di degup nafas orang Indonesia dari Sabang sampai Merauke, mengalir adrenalin……. Mengalir oksigen harapan baru sehingga pada tanggal 20 Oktober 2014 kemarin, diseluruh penjuru Nusantara orang merayakan….. orang berdoa…..di PESTA RAKYAT menyambut presiden ketujuh Indonesia :
BAPAK JOKOWIDODO.

Tidak hanya di Indonesia, tetapi sambutan juga dari dunia Internasional. Rakyat berbondong-bondong membawa harapannya masing-masing : tukang becak, pedagang kaki lima, buruh, sopir, sampai karyawan, artis dan pengusaha. Tugas mewujudkan harapan itu bukan hanya di pundak bapak Jokowidodo tetapi di pundak kita semua. Kita dituntut untuk bekerja keras, tertib di segala hal, hidup sederhana dan jujur.Siapkah kita?

JKW2

Saya jadi teringat dua tahun yang lalu, saat di Singapura, suatu pagi saya membaca artikerl di Strait Times, tentang ramalan ekonomi dunia. Dalam artikel itu diramalkan bahwa Indonesia akan menjadi saingan berat China, saat Amerika dan Eropa berjuang dalam keterpurukan ekonomi, dengan catatan “ Asal Indonesia dapat mempeertahankan stabilitas politik dan keamanannya”.

Di pesta rakyat di Monas 20 Oktober 2014, saya merasakan degup nafas perkonomian itu, sejatinya, kita adalah bangsa pekerja keras, gigih dan kreatif. Melihat pedagang-pedagang di pasar kaget pesta rakyat kita dapat melihatnya. Apapun bisa kita temukan disitu: pakaian, mainan anak, accessories wanita, accessories gadget, aneka makanan dan minuman, hewan piaraan, tukang ramal, aneka permainan sampai tukang gigipun ada. Merasakan kegembiraan mereka, membuat perasaan menjadi terharu, bahagia, surprise, excited dan entah apalagi semua campur aduk . Mungkin itulah yang dirasakan bapak Jokowi saat blusukan sehingga selalu memprogramkan pesta rakyat saat tahun baru, 17 agustus dan saat ulang tahun Jakarta, supaya seluruh rakyat ……. Seluruh rakyat! Bergembira tanpa kecuali.

20141020_191606-1(1)
JKW4 JKW5

Selamat mengemban tugas Bapak Presiden yang baru semoga Indonesia di dalam jalur yang benar untuk menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera serta disegani dunia Internasional.

Posted in Jurnal | Leave a comment

Ebola Mengintai

Ebola Mengintai

ebola virus

Outbreak atau kejadian luar biasa atau wabah* Ebola muncul kembali di daerah negara Sierra Leone, Liberia, Guinea and Nigeria. Total kasus per 4 Agustus 2014 adalah 1711 kasus dengan angka kematian 932 orang.

*Didefinisikan sebagai peningkatan insiden kasus yang melebihi ekspektasi dan meluas secara cepat baik jumlah kasus maupun daerah yang terjangkit.

EVD-outbreak

Apakah Ebola?

Ebola Virus Disease (EVD) disebabkan oleh 3-5 spesies dari genus Ebola virus. Dua diantaranya dapat menginfeksi manusia. Virus ini belum diketahui dengan pasti asalnya tetapi diduga usus kelelawar adalah tempat hidupnya dan tertular ke primate termasuk manusia melalui saluran pencernaan (akibat memakannya). Kasus pertama yang ditemukan adalah pada manusia yang berburu binatang di hutan lalu memasak dan memakan binatang yang terinfeksi ebola tersebut. Kelelawar, babi dan anjing saat ini dipercaya sebagai reservoir atau tempat hidup virus. Kejadian pertama terjadi di Sudan, 248 orang terinfeksi dan 151 orang meninggal

Kenapa Ebola berbahaya dan menakutkan?

Saat orang terinfeksi Ebola, tidak ada tanda-tanda yang jelas pada awalnya hanya ada tanda-tanda infeksi biasa seperti sakit kepala, kelelahan, demam dan sakit otot yang dikenal dengan Flu-like symptom kemudian disusul dengan dehidrasi, kerusakan hati dan ginjal. Pada keadaan lebih gawat terdapat pendarahan pada mata, hidung, mulut dan anus. Di beberapa pasien, Ebola memunculkan respon immun (kekebalan tubuh) yang berlebih yang disebut badai sitokin (Cytokine storm) sehingga menyerang sel, jaringan dan organ secara brutal yang menyebabkan pasien akan menyerupai alien karena badan meleleh seperti bubur. Sungguh kondisi yang sangat mengerikan.
Sampai saat ini belum ada obat atau pencegahan untuk penyakit ini yang bisa dilakukan hanya pemberian cairan infus untuk mencegah dehidrasi, pemberian penahan sakit dan anti demam untuk membuat pasien lebih nyaman. Berhubung gejala awal mirip dengan penyakit penyakit lain seperti kolera, meningitis, malaria dan lain lain maka tes darah diperlukan untuk memastikannya.

NEBULA-KILLS

Penularan penyakit ini melalui kontak langsung dengan cairan tubuh seperti keringat, darah, muntahan, feses sperma/semen dll. Virus akan masih bisa bertahan hidup dalam jenasah dari pasien yang sudah meninggal yang berarti prosedur dan orang orang yang terlibat dalam pemakaman harus ekstra hati-hati.

Bagaimana Mencegah ?

Cara mencegah tertular adalah dengan tidak mengunjungi Negara atau daerah dimana terjadi outbreaks. Apabila ada kemungkinan berpapasan atau kontak dengan orang-orang yang terinfeksi Ebola maka cepat cepat cuci bersih bersih dengan sabun dan air. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut dan hindari kontak dengan cairan tubuh. Apabila ada gejala-gejala yang muncul seperti dideskripsikan diatas isolasi diri anda dan panggil petugas medik. Untuk orang yang merawat gunakan Personal Protection equipment (baju khusus, sarung tangan dan masker)

WHO-chart
Facts about Ebola.

| Leave a comment

Manusia pemakan bawang

image

Tidak tahu sejak kapan dimulainya, tapi aku suka sekali makan bawang : bawang putih, bawang merah, bawang bombay bahkan daun bawang. Hambar rasanya dimasakan kalau tidak ada salah satu dari itu. Lidahku sangat ketagihan dengam allium sativa dan alium cepa ini.
Saat kecil aku suka nyuri – nyuri makan bawang merah goreng yang akan ditaburkan di sayur sop dan sayur bening.
Aku suka sekali memilih milih dan mengambili bawang merah dan bawang putih di acar 🙂
Yah aku bahkan menyukainya dalam keadaan mentah.
Saat bikin barbecue dari daging daging yang ditusuk diselang seling dengan bawang bombay dan paprika nah itu yummy banget.
Oh ya satu lagi aku suka paprika.
Semua masakan yang kumasak andalannya adalah bawang bombay ! Yeaaahh itu senjata utamaku baru kemudian daun bawang, bawang putih dan bawang merah.
Cah taoge, cah brocoli, cah jamur, sop, oseng oseng, pasta, bakwan, mendoan semua dengan bawang bombay dan daun bawang. Aku suka menambahkannya banyak-banyak di masakan. Hmmm kalau punya warung bisa bangkrut ini mesthi.
Aku juga bisa makan setoples bawang merah goreng sebagai snack.
Knapa yaa?
Manusia anehkah aku?
Beberapa temanku protes
” ih khan bikim mulut bau!”
“Tenang ada permen mint!” 😀

Masakan favoritku adalah Brocoli bawang putih dengan banyak banyak bawang putih yang besar besar dan cukup dikepret saja.

image

Aku takut juga kalau OD bawang:D Tapi untunglah   artikel artikel yang aku baca menyebutkan kandungan kandungan yang baik saja : antibiotik, antifungi, anti inflamasi, anti kanker, anti kholesterol, antioksidan dan lain lain
Ada yang tahu enggak efek buruknya ?

Posted from WordPress for Android

Posted in Non- Fiction | 1 Comment

Dibawa bulan september

Gundah..
Gelisah..
Detak detak…
Air mata

Amarah
Keputus asaan
Dibawa bulan september

Terik
Panas
Gerah
Berakhir dengan hujan…
Menyejukkan

Septemberku…
Bersahabatlah denganku..
Beri aku harapan
Keceriaan
Masa depan!!!

Posted from WordPress for Android

Posted in Poem & Quotes | Leave a comment

Be a Reader…..Be a Writer

image

Hari ini aku menghadiri launching buku “Be a Reader” karya Antoni Ludfi Arifin. Aku memang bercita-cita untuk menulis buku tetapi writer’s block selalu ada. Bukan karena tidak ada ide, justru ide banyak sekali di kepala. Kadang di kepala malahan sudah ada alur cerita dan alur ide yang sudah lengkap. Dan biasanya setelah itu seolah olah cerita sudah selesai dan aku berhenti berpikir tentang alur cerita. Yang membuat block adalah tidak adanya waktu untuk menuangkan pikiran dari kepala ke tulisan.

Dari pertemuan ini, aku mendapatkan beberapa trik:

1. Buatlah outline saat ada ide di kepala, catatan-catatan kecil tentang ide-ide tersebut, lalu cari referensi.
2. Menulis adalah suatu kebiasaan maka cobalah untuk membiasakannya. Bagaimana membangun kebiasaan?
     Sesuatu yang dilakukan berturut turut selama 40 hari tanpa putus, katanya akan menjadi suatu kebiasaan.
3. Yang penting dalam menulis adalah menuangkan pikiran. Tulis terus….dan terus… apapun dalam kepala.
    Jangan pikirkan struktur, ejaan dan lain-lain.
4. Apapun yang  kita temui sehari-hari dapat menjadi bahan tulisan.

Kata buku ini :

Siapa bilang para profesional yang sibuk bekerja, pengusaha yang sibuk berniaga, mahasiswa yang sibuk kuliah dan berorganisasi tidak bisa menulis?

Cuma ada satu cara :

Kemauan kuat dan mulailah menulis !      Sekarang!!!!

Jadi mari kita menulis !!

Posted from WordPress for Android

Posted in Jurnal | Tagged , | Leave a comment

16: LOURDES….Le Paradis sur terre

image

image

Seorang teman Prancis mengenalkan aku ke suatu organisasi bernama CCFD (Committe Catholique contre La Faim et  pour Le Development atau Catholic Committe against Starvation and for Development).  Organisasi ini mempunyai beberapa proyek di Kalimantan dan sedang menggalang dana dengan membuat pameran di Lourdes tentang budaya suku Dayak. Aku diminta untuk menjaga pameran ini dan menerangkannya ke wisatawan yang berkunjung ke Lourdes. Permintaan ini tentu saja aku sambut dengan senang hati sambil berlibur bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat.

  Lourdes adalah salah satu tujuan pilgrim atau pelerinage umat Katolik selain Vatican. Kalau di umat Islam dikenal dengan tujuan umroh.  Kota ini terletak di kaki pegunungan Pyrenees, di departemen Haute-pyrenees, Region Midi-pyrenees dengan ibukotanya Toulouse, tempat pertama kali aku tinggal di Perancis. Ada sungai besar yang membelah kota Lourdes bernama Le Gave. Saat pertama kali melihat kota ini aku langsung berfikir mungkin sorga seperti ini :). Banyak hamparan rumput hijau dengan bunga yang berwarna warni dan sungai dengan airnya yang jernih mengalir diantara bebatuan dengan latar belakang pegunungan Pyrenees.

Konon ada seorang Perancis bernama Marie-Bernard Soubiroux yang melihat penampakan perawan Maria di sebuah goa di Lourdes. Goa itu kemudian  diberi nama sanctuaire  La dame de Loudres. Di sekitar goa itu terdapat banyak mata air yang konon merupakan mata air mukjijat. Banyak cerita orang sakit lumpuh dan sakit- sakit lainnya disembuhkan setelah minum air dari mata air ini. Tidak heran banyak orang datang berbondong-bondong dengan tongkat, kursi roda bahkan tempat tidur dorong. Sungguh tidak mudah di tempat pegunungan seperti Lourdes ini. Untunglah banyak sukarelawan yang datang membantu.  

image

Sudah dua hari aku menjaga stand pameran di Lourdes.Tempat pameran ada di sebuah bangunan kuno khas Perancis yang bagian dalamnya sudah direnovasi. Bagian atas tempat pameran dibuat beberapa kamar untuk menginap. Disinilah aku menginap dengan gratis. Disini juga disediakan dapur yang cukup lumayan tempat aku biasa masak memasak. Banyak wisatawan yang datang berkunjung.Dari antara pengunjung banyak juga yang berasal dari luar Perancis karena bulan Juli adalah saat liburan musim panas yang panjang.

Pagi ini aku sengaja bangun pagi-pagi. Niat hati mau mengikuti doa pagi di Goa setelah itu mau mampir ke pasar.Hari masih gelap dan dingin karena waktu masih menunjukkan jam 5 pagi. Toko-toko dan restaurant masih tutup. Kadang-kadang aku berpapasan dengan orang. Aku menikmati amannya jalan-jalan di kota-kota Perancis. Hanya kota Marseille dan daerah Cite dimana banyak imigran yang perlu diwaspadai. Di tempat lain aku bisa menikmati rasa aman.

Dalam perjalanan ke goa aku melewati tempat mata air. Sudah banyak orang yang ada di tempat itu. Mereka membawa jerigen-jerigen kecil yang siap diisi. Aku berhenti sejenak.Mencuci mukaku dengan air mukjijat. ” Ahhhhhhhh segarrnyaaaa !!!” Aku hirup dalam-dalam udara segar pegunungan Pyrenees.. Aku masukkan ke dalam memori… “Sungguh aku tidak akan melupakan tempat ini !”

image

  Aku meneruskan perjalananku menyusuri jalan setapak. Turun dan terus menurun. Sayup-sayup terdengar doa dan nyanyian dari arah goa. Ada sesuatu yang menyusup dalam kalbu… Kedamaian ! Sampai di pintu goa aku melihat gerombolan orang sedang berdoa dekat patung bunda Maria. Aku mencoba mendekat. Bergabung berdoa dengan mereka. Tiba-tiba di bawah temaram lilin aku melihat sesosok wajah yang aku kenal “Romo Banar ! Benarkah dia ?” Aku perlahan lahan mendekatinya “Romo Banar ! Benarkah ini romo?” “Eh Aroem… Iya.. Ssttt kita teruskan nanti di luar setelah selesai doanya” Aku menutup mulutku, mencoba menahan diri, sungguh sulit dipercaya!. Aku baru menyadari kalau aku di tengah tengah orang yang sedang berdoa.  

image

Akhirnya aku ikut rombongan romo romo yang dari Jakarta. Dari mereka aku mendengar banyak cerita tentang Indonesia saat kerusuhan 98. Lebih parah dan mengerikan dari berita di tivi dan internet. Sejenak aku merasakan kembali ke Jakarta di tengah-tengah mereka. Dalam perjalanan pulang ke penginapan,di tengah damai dan sejuknya pegunungan Pyrenees, hatiku bergemuruh. “Tuhan lindungilah bangsa dan negaraku.

Posted from WordPress for Android

Posted in Le depart ..... keberangkatan | Tagged | Leave a comment

15 Berkumpul dengan orang-orang Berber

image

Selama tinggal di Montpellier aku punya banyak teman-teman dari daerah Afrika Utara: Algerie (Aljazair), Tunisia, Maroko. Mereka biasanya ramah-ramah dan suka bercerita. Banyak orang Algerie yang tinggal di Perancis karena dulunya Algerie adalah negara jajahan Perancis. Setelah kemerdekaan Algerie pada tanggal 5 Juli 1962, setelah perjalanan panjang dijajah Perancis selama 132 tahun, banyak orang Algerie yang pro Perancis pindah ke “continent”, sebutan untuk negara Perancis yang berada di benua Eropa. Banyak juga orang Perancis yang lama tinggal di Algerie dan menjadi setengah “Algerien” juga kembali ke Perancis dan disebut dengan “pieds-noirs “(kaki hitam).

Sebagian besar orang Algerie adalah orang berber (amazigh). Ada banyak perkumpulan orang berbers yang rutin berkumpul. Aku kadang-kadang mengikuti kegiatan mereka : barbecue di alam terbuka sampai malam kemudian menari bersama-sama, tarian khas berber. Tidak lupa mencicipi makanan khas mereka : kebab, couscous, merguez,kue kue manis, teh mint  dll. Sungguh menyenangkan. :).

Mereka menyambut dengan tangan terbuka dan senang menerima kehadiran “une petite Indonesienne” di tengah-tengah mereka. Banyak yang dengan semangat bercerita tentang budaya mereka walaupun agak susah bagiku mengikuti bahasa Perancis yang super cepat dengan bumbu aksen bahasa Arab. Juga cerita tentang kisah sedih politik di Algerie sehingga banyak yang terpaksa harus imigrasi ke Perancis. Tapi aku sangat senang di tengah tengah mereka, kadang juga ikut melihat tari, teater, musik khas berber. Orang berber bangsawan biasanya kulitnya putih dan bermata biru, mereka tidak mau disebut dengan orang Arab meskipun berbahasa Arab.

image

image

Ada beberapa orang keturunan berber yang sudah menjadi seleb di Perancis dibidang politik ,seni atau olahraga seperti:Zinedine Zidane, Isabelle Adjani, Khaled, Jamel dan lain lain.

Posted from WordPress for Android

Posted in Le depart ..... keberangkatan | Leave a comment